INVESTASI EMAS (SHAREHOLDER VGCPS)
VIRGIN GOLD MINING CORPORATION
BISNIS INVESTASI EMAS
VIRGIN GOLD MINING CORPORATION
DALAM BENTUK :
Convertible Preferred Stocks (CPS) / Saham Preferensi Konvertibel
KEUNTUNGAN :
1. Deviden 10 % Setiap Bulan Dari Total Investasi s/d Desember 2015
2. Trading / Jual Beli Emas (Zero Loss) Untuk Mendapatkan Capital Gain
3. Refferal 10 % Dari Total Investasi Referensi, DLL
JANGKA WAKTU :
Min 45 Hari, Maks s/d Desember 2015
Web Resmi Perusahaan : http://vgmc.com
Web Support : http://vgmc-ina.co.cc
Legalitas Bank Yang Sudah Kerjasama :
BANK BCA & BANK MANDIRI
REFFERAL ID : 100000331191
Representatif Sumatera Barat :
Nama :
No. HP :
No. HP :
APA ITU SAHAM ??
Saham adalah satuan nilai atau pembukuan dalam berbagai instrumen finansial yang mengacu pada bagian kepemilikan sebuah perusahaan. Dengan menerbitkan saham, memungkinkan perusahaan-perusahaan yang membutuhkan pendanaan jangka panjang untuk menjual kepentingan dalam bisnis dengan imbalan uang tunai. Ini adalah metode utama untuk meningkatkan modal bisnis selain menerbitkan obligasi. Saham dijual melalui pasar primer (primary market) atau pasar sekunder (secondary market).
TIPE SAHAM :
Ada beberapa tipe dari saham, antara lain Saham Biasa (Common Stock) dan Saham Preferen (Preferred Stock). Saham Preferen biasanya disebut sebagai saham campuran karena memiliki karakteristik hampir sama dengan Saham Biasa. Biasanya Saham Biasa hanya memiliki satu jenis tapi dalam beberapa kasus terdapat lebih dari satu, tergantung dari kebutuhan perusahaan. Saham Biasa memiliki beberapa jenis, seperti kelas A, kelas B, kelas C, dan lainnya. Masing-masing kelas dengan keuntungan dan kerugiannya sendiri-sendiri dan simbol huruf tidak memiliki arti apa-apa.
KARAKTERISTIK SAHAM PREFEREN :
Memiliki berbagai tingkat, dapat diterbitkan dengan karakteristik yang berbeda, tagihan terhadap aktiva dan pendapatan, memiliki prioritas lebih tinggi dari saham biasa dalam hal pembagian deviden, deviden kumulatif, bila belum dibayarkan dari periode sebelumnya maka dapat dibayarkan pada periode berjalan dan lebih dahulu dari Saham Biasa, konvertibilitas, dapat ditukar menjadi Saham Biasa bila kesepakatan antara pemegang saham dan organisasi penerbit terbentuk.
KARAKTERISTIK SAHAM BIASA :
Hak suara pemegang saham, dapat memillih Dewan Komisaris, Hak didahulukan bila organisasi menerbitkan saham baru, tanggung jawab terbatas pada jumlah yang diberikan saja.
MENGAPA HARUS INVESTASI EMAS ??
Selama berabad-abad, Emas menjadi dambaan karena memiliki paduan yang unik antara kelangkaan, keindahan, dan sifatnya yang nyaris tak lekang. Negara menggunakan Emas sebagai simpanan kekayaan dan sarana pertukaran internasional. Masyarakat ingin memiliki Emas sebagai jaminan terhadap hal-hal yang tidak terduga sebagai pengganti uang tunai. Barangkali yang lebih penting, dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir, Emas akhirnya dianggap sebagai kelas aset yang harus dimiliki oleh para investor sebagai bagian dari portofolio mereka. Investasi Emas dapat berwujud Emas batangan (gumpalan), lembaran Emas, saham di perusahaan Emas, dana investasi Emas (dana gotong royong), surat berjangka Emas dan Opsi Emas. Otoritas moneter seperti Bank Sentral dan International Monetary Fund (IMF) telah lama menggunakan Emas sebagai cadangan kekayaannya. Masyarakat menjadi percaya diri karena tahu bahwa Bank Sentral menyimpan Emas sebagai suatu aset yang tak lekang dan barang yang cenderung tidak terkena imbas inflasi seperti uang tunai. Beberapa negara memberikan pengakuan secara eksplisit karena Emas menguatkan mata uang domestik. Selain itu, agensi penilai tingkat hutang akan merasa tenang karena adanya Emas sebagai cadangan negara.
Emas kadangkala disebut sebagai aset pendapatan non penghasilan. Ini tidak benar, ada pasar untuk pemberi pinjaman Emas dan Emas juga dapat diperdagangkan untuk mendapatkan keuntungan. Kemungkinan ada “ Biaya Oportunitas ” dari menyimpan Emas, namun di daerah dengan tingkat bunga rendah, lebih rendah dari yang dibayangkan. Keuntungan lain dari Emas adalah mampu menutup biaya. Biaya oportunitas dari menyimpan Emas dapat dianggap sebanding dengan premi asuransi. Sebagai individu pribadi, tidak ada seorang pun yang akan menaruh 100 % asetnya dalam investasi Emas. Dalam portofolio aset mana pun, tidak lazim jika menaruh semua telur dalam satu keranjang. Memang harga Emas dapat mengalami fluktuasi begitu pula kurs nilai tukar dan tingkat suku bunga mata uang yang disimpan di cadangan. Strategi diversifikasi saham biasanya akan menyediakan pengembalian yang kurang volatil dibandingkan satu aset tunggal. Sebagian besar konsultan investasi akan menyarankan kisaran antara 10 hingga 35 %. European Central Bank (ECB) misalnya, menyimpan antara 15 - 20 % cadangan kekayaannya dalam bentuk emas.
Pertanyaannya Bukan Mengapa, Namun Lebih Kepada Bagaimana dan Berapa Banyak ??